Ukraina: Istri Kepala Mata-mata Dirawat karena Keracunan

2 min read

Juru bicara badan intelijen Ukraina mengatakan pada Selasa (28/11) bahwa istri dari kepala intelijen Ukraina didiagnosis menderita keracunan logam berat dan saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit.

Marianna Budanova adalah istri dari Letnan Jenderal Kyrylo Budanov, kepala badan intelijen militer Ukraina yang dikenal dengan sebutan GUR. Juru bicara Andrii Yusov mengonfirmasi kondisi Budanova kepada The Associated Press.

Yusov tidak menjelaskan lebih rinci tentang dugaan peracunan tersebut. Ia juga tidak menjelaskan apakah sebenarnya Budanov yang menjadi target utama atau Rusia berada di balik aksi itu. Pada awal tahun ini, ia mengatakan kepada wartawan Ukraina bahwa sang kepala intelijen militer telah selamat dari 10 upaya pembunuhan yang dijalankan oleh Badan Keamanan Rusia (FSB).

Sebelumnya, Budanov juga memberitahukan media lokal bahwa istrinya tinggal bersamanya di kantornya secara tetap. Hal itu menunjukkan bahwa dirinya lah yang menjadi sasaran peracunan itu.

Belum ada komentar mengenai klaim keracunan dari pemerintah Rusia, yang telah lama diduga meracuni lawan-lawannya. Media dan komentator Rusia menerima laporan Ukraina tersebut, dan beberapa orang menduga bahwa hal itu mungkin merupakan bagian dari pertikaian di Ukraina.

Mengutip sumbernya di GUR, media lokal menyebutkan Budanova dirawat di rumah sakit di Kyiv.

Sifat asli dari logam berat yang menyebabkan keracunan itu belum dipublikasikan. Namun, media lokal mengatakan, logam itu tidak digunakan di dalam negeri atau dalam peralatan militer, sehingga perwakilan GUR menduga peracunan tersebut dilakukan dengan sengaja, kemungkinan melalui makanan atau minuman.

Selain Budanova, yang telah menikahi Budanov sejak 2013, beberapa anggota GUR juga telah didiagnosis menderita keracunan yang sama, menurut surat kabar lokal Ukrainska Pravda.

Pernyataan resmi dengan detail yang lebih jelas diperkirakan akan segera dirilis oleh GUR.

Budanova, yang mempunyai gelar di bidang psikologi dan berprofesi sebagai penasihat Wali Kota Kyiv sebelum perang, sempat berbicara tentang pengalamannya menikahi kepala intelijen Ukraina kepada media lokal.

Dalam wawancara pada Oktober 2022 dengan majalah Elle Ukraina, Budanova menjelaskan bagaimana invasi Rusia akan berlangsung semalam sebelum invasi itu terjadi.

“Kami pergi bersama menuju tempat kerjanya, dan sejak itu kami belum pulang ke rumah,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa mereka tidak berbicara tentang kemungkinan untuk mengirimnya ke luar ke tempat yang lebih aman.

“Saya sendiri memilih untuk tidak pergi jauh dari keluarga saya,” kata Budanova kepada majalah tersebut. [ps/jm/rs]

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours