Politisi Belanda Wilders Sebut di Platform X: ‘Saya akan Jadi Perdana Menteri’

2 min read

Politisi veteran anti-Islam Belanda Geert Wilders pada Sabtu (25/11) berjanji akan menjadi perdana menteri Belanda. Kepastian tersebut dilontarkan setelah partainya berhasil unggul pada pemilu yang digelar pada pekan lalu.

Dalam sebuah unggahan panjang di platform X, sebelumnya Twitter, ia mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap partai-partai lain karena keengganan mereka untuk bekerja sama dengan Partai Kebebasan (PVV). Wilders mengatakan dia akan “terus memoderasi” posisinya jika perlu untuk mendapatkan kekuasaan.

“Hari ini, besok atau lusa, PVV akan menjadi bagian dari pemerintahan dan saya akan menjadi perdana menteri negara yang indah ini,” tulis Wilders.

Meskipun Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin Wilders unggul jauh dari para pesaingnya dalam pemungutan suara pada 22 November mengenai platform anti-imigrasi, partainya diperkirakan hanya akan meraih 25 persen kursi di parlemen Belanda.

Artinya, dia harus bekerja sama dengan setidaknya dua partai moderat untuk membentuk pemerintahan.

Pada Jumat (24/11), Partai VVD yang konservatif yang dipimpin oleh Perdana Menteri sementara Mark Rutte mengatakan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam kabinet bersama Wilders. Rutte sendiri memiliki banyak pandangan yang sama dengan Wilders mengenai imigrasi.

Namun pemimpin baru VVD, Dilan Yesilgoz, mengatakan tidak menutup kemungkinan menawarkan dukungan luar kepada pemerintahan Wilders.

Pieter Omtzigt, yang memimpin Partai NSC yang berhaluan tengah dan juga dipandang sebagai mitra dalam pemerintahan Wilders, mengatakan kerja sama akan sulit dilakukan. Pasalnya posisi ekstrem yang disuarakan Wilders tampaknya melanggar perlindungan konstitusi Belanda terhadap kebebasan beragama.

Pembicaraan koalisi Belanda biasanya memakan waktu berbulan-bulan, dan sikap mengenai kesediaan partai-partai untuk bekerja sama dapat berubah seiring berjalannya waktu.

Jika Wilders gagal membentuk pemerintahan, kemungkinan koalisi yang lebih sentris tanpa melibatkan PVV secara teoritis dapat terjadi, sementara pemilihan baru menjadi opsi terakhir. [ah/ft]

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours